Manajemen Mutu dan Layanan Rumah Sakit
Rencana Pembelajaran Semester (RPS)
Deskripsi Mata Kuliah
Informasi Umum
Prof. Dr. dr. Arlina Dewi, M.Kes.
2026/2027
06 June 2026
Detail Deskripsi
Mata kuliah ini adalah MK wajib yang berisi pengelolaan rumah sakit yang diperlukan untuk mewujudkan Patient Safety dan menjamin mutu pelayanan yang berkesinambungan. Mata kuliah ini memuat kajian tentang patient safety, manajemen risiko, akreditasi RS, good clinical governance, serta manajemen keperawatan. Kompetensi hardskills yang diharapkan dalam mata kuliah ini, mencakup aspek kognitif, meliputi kemampuan menganalisis, mengevalusi, dan cakap dalam berpikir secara kritis, dan aspek psikomotorik meliputi kemampuan dalam memecahkan masalah, melakukan pengelolaan sesuai dengan instrumen dan nilai Islami, kemampuan dalam memimpin suatu organisasi, dan kemampuan untuk memperioritaskan dalam kebutuhan layanan RS. Kompetensi soft skill yang diharapkan dalam mata kuliah ini meliputi ketakwaan kepada Tuhan, kecakapan personal dan sosial, tanggung jawab, kemandirian, serta kemampuan berkolaborasi. Tidak ada persyaratan MK maupun bahan kajian sebelumnya untuk mengambil MK ini.
Materi Pembelajaran
BK-3 : Mutu RS Berkelanjutan
BK-7 : Manajemen Stakeholder RS
BK-8 : Manajemen Keperawatan
Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL)
Daftar Seluruh CPL Prodi
Total 6 CPLMenganalisis teori dan konsep manajemen serta nilai Islam sebagai dasar pengambilan keputusan strategis di rumah sakit.
Mengevaluasi kinerja dan daya saing rumah sakit berdasarkan analisis faktor internal dan eksternal berbasis bukti.
Merumuskan solusi terhadap masalah manajerial rumah sakit melalui kolaborasi lintas profesi dan pendekatan ilmiah.
Menyusun dan menyajikan hasil kajian ilmiah dalam format akademik, profesional, dan digital.
Menciptakan inovasi manajerial yang meningkatkan mutu dan efisiensi pengelolaan rumah sakit menuju smart hospital.
Mengembangkan sistem pelayanan berbasis teknologi untuk memperkuat efektivitas dan integrasi layanan rumah sakit.
CPL Terpilih
Menganalisis teori dan konsep manajemen serta nilai Islam sebagai dasar pengambilan keputusan strategis di rumah sakit.
Mengevaluasi kinerja dan daya saing rumah sakit berdasarkan analisis faktor internal dan eksternal berbasis bukti.
Merumuskan solusi terhadap masalah manajerial rumah sakit melalui kolaborasi lintas profesi dan pendekatan ilmiah.
Menciptakan inovasi manajerial yang meningkatkan mutu dan efisiensi pengelolaan rumah sakit menuju smart hospital.
Menyusun dan menyajikan hasil kajian ilmiah dalam format akademik, profesional, dan digital.
Data CPL disinkronkan dari standar kurikulum Program Studi. Pastikan total bobot CPL pada mata kuliah ini mencapai 100%.
Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK)
Pemetaan CPMK terhadap CPL
CPMK merupakan penjabaran dari CPL yang dibebankan pada mata kuliah ini. Tampilan bersifat read-only.
CPMK 1.1
Mampu menganalisis penerapan layanan RS berbasis nilai Islam dalam mendukung mutu layanan dan kualitas hidup pasien
CPMK 1.1
Mahasiswa mampu menganalisis teori entrepreneurship, social entrepreneurship, intrapreneurship, pemberdayaan masyarakat kesehatan, manajemen strategis rumah sakit, dan nilai Islam sebagai dasar pengambilan keputusan dalam pengembangan layanan rumah sakit.
CPMK 1.1
Mahasiswa mampu menganalisis konsep dasar akuntansi, karakteristik rumah sakit sebagai entitas akuntansi, elemen laporan keuangan, dan nilai Islam dalam pengelolaan keuangan rumah sakit yang transparan, akuntabel, adil, dan menghindari pemborosan..
CPMK 1.1
Mahasiswa mampu mengevaluasi konsep manajemen keuangan strategis rumah sakit, kebijakan keuangan, agency theory, serta prinsip keuangan konvensional dan syariah sebagai dasar pengambilan keputusan strategis yang berlandaskan nilai Islam.
CPMK 1.1.
Mampu menganalisis sistem manajemen mutu rumah sakit berbasis continuity of care, CQI, patient-centered care, dan indikator mutu sesuai standar akreditasi RS
CPMK 1.2.
Mampu mengintegrasikan prinsip dan standar rumah sakit syariah, audit medis, serta praktik klinis-keperawatan Islami dalam peningkatan mutu dan keselamatan pasien. |
CPMK 1 .1
Mahasiswa mamahami Pengetahuan Tentang Konsep Manajemen Bencana, tahapan manajemen bencana, peran dan tanggung jawab rumah sakit.
CPMK 1.1
Mampu menghasilkan nilai tambah dalam proses pengelolaan fasilitas pelayanan kesehatan perseorangan/rumah sakit melalui penerapan fungsi manajemen, prinsip bisnis dan pelayanan berdasarkan nilai-nilai islami
CPMK 1
Mampu menganalisis penerapan medical liability dan kebijakan kesehatan pada era BPJS Kesehatan dalam pengambilan keputusan manajerial yang mempertimbangkan aspek etika, regulasi, dan nilai Islam. |
CPMK 1.1
Mahasiswa mampu menganalisis konsep akreditasi rumah sakit, STARKES 2022, dan Good Clinical Governance sebagai dasar pengambilan keputusan strategis dalam peningkatan mutu dan keselamatan pasien.
CPMK 1.2
Mahasiswa mampu menyusun rekomendasi strategis pemenuhan standar akreditasi rumah sakit berdasarkan prinsip manajemen, tata kelola klinis yang baik, dan kebutuhan organisasi rumah sakit.
CPMK 1.1
Mampu menjelaskan tentang urgensi dan persyaratan dan tata cara sertifikasi Rumah sakit Syariah
CPMK 1.2
Mahasiswa mampu menganalisis masalah kesehatan masyarakat, kebutuhan pasien, kebutuhan komunitas, serta peluang inovasi layanan rumah sakit berbasis mutu, efisiensi, keberlanjutan, dan kemaslahatan.
CPMK 1.1
Menjelaskan konsep, filosofi, tujuan, prinsip, dan regulasi akreditasi pelayanan kesehatan primer dalam upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan secara berkelanjutan.
CPMK 1.1
Mahasiswa mampu menganalisis konteks rumah sakit melalui orientasi, hospital tour, telaah profil, visi, misi, strategi, program kerja, nilai Islam, dan logbook residensi.
CPMK 1 .1
Mahasiswa mampu menganalisis konsep manajemen strategik rumah sakit serta mengintegrasikan nilai Islam, etika, dan tata kelola dalam pengambilan keputusan strategis.
CMPK 2.1
Mampu melakukan analisis data penelitian kuantitatif, kualitatif, dan mixed method sesuai rancangan penelitian, termasuk penggunaan software analisis dalam bidang manajemen administrasi rumah sakit.
CPMK 2.1
Mampu menjelaskan hasil kajian kritis dan analitik tentang perumahsakitan dan mampu menjelaskan tentang pelaksanaan PPI di rumah sakit
CPMK 2.1
Mampu merumuskan alternatif strategi peningkatan fasilitas RS yang inklusif berdasarkan analisis faktor internal dan eksternal
CPMK 2.2
Mahasiswa mampu menerapkan dan menganalisis prosedur pencatatan akuntansi untuk elemen laporan keuangan rumah sakit, termasuk kas, piutang, persediaan, aktiva tetap, rekonsiliasi kas/bank, siklus akuntansi, dan penyusunan laporan keuangan dasar.
CPMK 2.3
Mahasiswa mampu mengevaluasi informasi keuangan rumah sakit melalui analisis modal kerja, perilaku biaya, Break-Even Point, dan anggaran kas sebagai dasar pengambilan keputusan manajerial berbasis bukti, efisien, dan berkelanjutan.
CPMK 2.1
Mahasiswa mampu mengevaluasi lingkungan eksternal, lingkungan internal, kinerja, dan daya saing rumah sakit berbasis data dan bukti.
CPMK 2.2
Mahasiswa mampu mengevaluasi kinerja keuangan rumah sakit melalui analisis piutang, persediaan, laporan keuangan, penganggaran modal, investasi, pendanaan, dan dividen berbasis data/bukti.
CPMK 2.1.
Mampu mengevaluasi tata kelola dan kinerja Instalasi Laboratorium dan Radiologi berbasis akreditasi RS, dalam mendukung layanan penunjang diagnostik yang efektif dan berorientasi pasien.
CPMK 2.1
Evaluasi Kesiapan Tanggap Darurat
CPMK 2.1
Mahasiswa mampu menjelaskan konsep dasar pemasaran digital rumah sakit dalam meningkatkan kinerja dan daya saing rumah sakit.
CPMK 2.2
Mahasiswa mampu menganalisis faktor internal dan eksternal yang memengaruhi strategi pemasaran digital rumah sakit |
CPMK 2.3
Mahasiswa mampu menggunakan data dan bukti untuk mengevaluasi kinerja pemasaran digital rumah sakit.
CPMK 2.1
Mampu menyelaraskan antara individu dan pengelolaan fasilitas pelayanan kesehatan perseorangan/rumah sakit sesuai dengan standar etika dan profesi dengan cara membangun kompetensi individu
CPMK 2.1
Mahasiswa mampu menganalisis faktor internal dan eksternal layanan primer dengan pendekatan Evidence Based Management Practice untuk mendukung sustainability organization.
CPMK 2
Mampu mengevaluasi penerapan kebijakan global budgeting, regulasi kesehatan, legalitas rumah sakit/klinik, Evidence Based Management Practice, knowledge management, dan telemedicine sebagai faktor internal dan eksternal yang memengaruhi kinerja dan daya saing rumah sakit.
CPMK 2.1
Mahasiswa mampu merumuskan prioritas perbaikan kinerja rumah sakit berdasarkan hasil evaluasi standar akreditasi, Good Clinical Governance, dan data berbasis bukti.
CPMK 2.1
Melakukan sintesis analisis faktor internal dan eksternal rumah sakit menggunakan kerangka teori manajemen strategis dan pemasaran kesehatan
CPMK 2.1
Mampu menjelaskan tentang Falsafah, Visi-Misi dan
kode etik Rumah sakit syariah
CPMK 2.2
Menggunakan Evidence-Based Management Practice untuk merumuskan keputusan pemasaran berbasis bukti yang mendukung keberlanjutan organisasi
CPMK 2.1
Mahasiswa mampu menganalisis kasus manajerial atau mutu melalui pendekatan FMEA/RCA atau refleksi kasus visitasi RS serta merumuskan rekomendasi perbaikan berbasis bukti.
CMPK 3.1
Mampu menguasai filsafat ilmu, teori, dan konsep penelitian kuantitatif dan kualitatif, serta menjelaskan paradigma, desain, instrumen, teknik analisis data, dan karakteristik metodologi dalam konteks manajemen administrasi rumah sakit.
CPMK 3.2
Mampu menguasai teori, konsep, serta kelebihan dan keterbatasan penelitian mixed method dan implementation research, serta menjelaskan prinsip, pendekatan, dan aplikasi keduanya dalam bidang manajemen administrasi rumah sakit.
CPMK 3.1
Mampu merumuskan model pelayanan RS yang holistik dan inklusif melalui kolaborasi lintas profesi berbasis pendekatan ilmiah.
CPMK 3.1
Mahasiswa mampu merumuskan strategi rumah sakit berbasis SWOT, TOWS, dan Balanced Scorecard untuk menyelesaikan masalah manajerial secara kolaboratif.
CPMK 3.3
Mahasiswa mampu merumuskan solusi manajerial atas kasus keuangan rumah sakit melalui analisis persediaan, investasi, penganggaran, laporan keuangan, unit cost, tarif, dan pembiayaan kesehatan.
CPMK 3.1.
Mampu merumuskan strategi keselamatan pasien berbasis budaya keselamatan, untuk pencegahan risiko pelayanan rumah sakit
CPMK 3.1
Mahasiswa mengembangkan Hospital Disaster, Evaluasi Perbaikan dan berkelanjutan
CPMK 3.1
Mampu membangun iklim dan budaya organisasi untuk beradaptasi dan mentransformasi seluruh elemen organisasi melalui kepemimpinan yang efektif (team leadership dan drive result)
CPMK 3.1
Mahasiswa mampu menerapkan hasil kajian kritis dan analisis akreditasi layanan primer dalam penyelesaian masalah perumahsakitan, serta proses pengambilan keputusan melalui kolaborasi inter, multi, dan trans-disiplin.
CPMK 3
Mampu mengevaluasi dan merumuskan strategi penyelesaian masalah manajerial rumah sakit melalui medical advocacy, penyusunan dokumen legal, dan contract drafting secara kolaboratif dan berbasis bukti. |
CPMK 3.1
Mahasiswa mampu mengidentifikasi masalah manajerial dan klinis yang menghambat pemenuhan standar akreditasi rumah sakit melalui analisis akar masalah berbasis data
CPMK 3.2
Mahasiswa mampu menyusun rencana tindak lanjut akreditasi yang memuat masalah prioritas, tujuan, kegiatan, penanggung jawab, indikator keberhasilan, waktu pelaksanaan, dan mekanisme evaluasi
CPMK 3.1
Mampu menjelaskan tentang Standar dan Instrumen Sertifikasi Rumah Sakit Syariah, pedoman perilaku dokter dan perawat di RS Syariah
CPMK 3.1
Mampu menjelaskan jenis mikroorganisme penyebab infeksi rumah sakit, cara pengendalian, epidemiologi, upaya pencegahan dalam mutu dan akreditasi, konsep penyakit infeksi, serta penggunaan obat, antiseptik, dekontaminasi, dan desinfektan di rumah sakit
CPMK 3.2
Mampu menjelaskan tentang surveilen dan KLB di rumah sakit, kewaspadaan isolasi, manajemen pengendalian infeksi (MPI) di kamar Operasi, ICU dan rawat inap serta pengelolaan gizi dalam pengendalian infeksi di RS dan suveilen antibiotika
CPMK 3.3
Mampu merumuskan masalah penelitian secara sistematis dan menentukan metode penelitian yang sesuai (kuantitatif, kualitatif, mixed method, atau implementation research) dalam bidang administrasi rumah sakit.
CPMK 3.4
Mampu menyusun rencana penelitian yang mencakup kerangka teori, kerangka konsep, dan hipotesis penelitian yang relevan dengan permasalahan dan tujuan penelitian administrasi rumah sakit.
CPMK 3.1.
Mampu mengembangkan karya ilmiah berdasarkan berbagai pendekatan penelitian untuk mendukung perumusan solusi masalah kesehatan dan manajerial rumah sakit.
CPMK 3.2.
Mampu mengembangkan karya ilmiah berbasis pemanfaatan data dan perkembangan ilmu pengetahuan untuk mendukung pengambilan keputusan di bidang kesehatan
CPMK 3.1
Mahasiswa mampu melakukan observasi, wawancara, dan analisis kegiatan manajemen, kepemimpinan, layanan unggulan, serta sistem IT/SIMRS menuju smart hospital.
CPMK 5.1
Mampu merumuskan model layanan RS yang menghasilkan nilai tambah dalam pengelolaan unit khusus dan penunjang RS menuju smart hospital
CPMK 5.1
Mahasiswa mampu mengevaluasi integrasi nilai Islam, karakteristik RS syariah dan BLU, manajemen risiko ISO 31000:2018, serta strategi ICT/IoT menuju Smart Hospital. |
CPMK 5.1
Mahasiswa mampu mengidentifikasi tantangan, peluang, serta aspek regulasi dan etika dalam implementasi digitalisasi rumah sakit.
CPMK 5.2
Mahasiswa mampu merancang strategi penerapan teknologi digital di rumah sakit berbasis patient-centered care dan evidence-based management.
CPMK 5.1.
Mampu mengevaluasi efisiensi proses pelayanan dan kebutuhan teknologi rumah sakit menuju inovasi smart hospital.
CPMK 5.1
Mahasiswa mampu menerapkan rencana Strategis Mitigasi Bencana, Analisis Kerentanan dan Risiko
CPMK 5.1
Mampu membangun komunikasi sebagai manajer/leader fasilitas pelayanan kesehatan dalam melakukan advokasi, negosiasi (mediasi) sehingga berhasil membangun kemitraan secara berkesinambungan dengan pemangku kepentingan
CPMK 5.2
Mampu menerapkan kepemimpinan dan manajemen perubahan dalam membangun serta mengelola rumah sakit, termasuk menganalisis kasus leadership secara terpadu untuk merumuskan rekomendasi kebijakan
CPMK 5.1
Mahasiswa mampu menghasilkan nilai tambah dalam pengelolaan layanan primer yang berorientasi pada transformasi menuju smart hospital.
CPMK 5.1
Mengintegrasikan prinsip manajemen mutu, pemasaran strategis, dan inovasi teknologi untuk menciptakan nilai tambah dalam pengelolaan rumah sakit
CPMK 5.2
Merancang strategi inovatif yang mendukung pengembangan rumah sakit menuju smart hospital secara efektif dan berkelanjutan
CPMK 5.3
Mengembangkan model bisnis dan layanan berbasis digital untuk meningkatkan daya saing dan efisiensi operasional rumah sakit
CPMK 5.1
Mahasiswa mampu merancang model inovasi manajerial PPI yang terintegrasi dengan mutu, keselamatan pasien, dan akreditasi, guna meningkatkan efisiensi dan kinerja rumah sakit
CPMK 5.2
Mahasiswa mampu mengembangkan rancangan sistem PPI berbasis digital (misalnya surveilans HAIs, dashboard mutu, atau kebijakan PPI terintegrasi SIMRS) sebagai bagian dari implementasi smart hospital
CMPK 5.1
Mahasiswa mampu merancang inovasi manajerial berbasis entrepreneurship dan pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan mutu, efisiensi, akses layanan, pengalaman pasien, serta keberlanjutan rumah sakit.
CPMK 5.2
Mahasiswa mampu mengembangkan model program rumah sakit berbasis pemberdayaan masyarakat dan teknologi digital untuk mendukung transformasi menuju smart hospital.
CPMK 5.1
Mahasiswa mampu menganalisis praktik pemasaran digital rumah sakit dan menyusun kajian ilmiah yang memuat identifikasi masalah, analisis data digital, pembahasan, dan rekomendasi perbaikan.
CPMK 5.2
Mahasiswa mampu mempresentasikan hasil kajian pemasaran digital rumah sakit
CPMK 5.1
Mahasiswa mampu mengidentifikasi peluang inovasi manajerial untuk memperkuat implementasi standar akreditasi, Good Clinical Governance, mutu pelayanan, dan keselamatan pasien.
CPMK 5.2
Mahasiswa mampu merancang inovasi berbasis digital untuk mendukung akreditasi rumah sakit, seperti e-document akreditasi, dashboard indikator mutu, sistem pelaporan insiden, dan monitoring tindak lanjut perbaikan.
CPMK 5.4
Mahasiswa mampu merancang rekomendasi inovasi manajerial keuangan yang meningkatkan efisiensi, kendali biaya, mutu layanan, keberlanjutan keuangan, dan transformasi rumah sakit menuju smart hospital.
CPMK 5.1
Mengembangkan inovasi tata kelola dan digitalisasi untuk mendukung implementasi rumah sakit syariah
CPMK 5.1
Mahasiswa mampu mengevaluasi dokumen akreditasi, mutu, keselamatan pasien, PPI, telusur lapangan, dan praktik tata kelola klinis/manajerial di rumah sakit
CPMK 4.1.
Mampu menggunakan literasi akdemik digital yang dibutuhkan dalam proses pembelajaran dan penyusunan tugas ilmiah.
CPMK 4.1
Mahasiswa mampu menyusun visi, misi, sasaran strategis, KPI, program strategis, serta mekanisme implementasi, evaluasi, dan kontrol kinerja rumah sakit.
CPMK 4.1
Mahasiswa mampu merancang rekomendasi strategi pemasaran digital rumah sakit berdasarkan hasil kajian ilmiah
CPMK 4.2
Mahasiswa mampu mengevaluasi dan memperbaiki hasil kajian pemasaran digital rumah sakit berdasarkan umpan balik akademik
CPMK 4.1
Mahasiswa mampu menggunakan teknologi digital untuk mendukung pengelolaan dokumen akreditasi, monitoring indikator mutu, pelaporan keselamatan pasien, dan visualisasi hasil evaluasi akreditasi
CPMK 4.1
Mampu menjelaskan tata Kelola & kepemimpinan Rumah Sakit, manajemen Sumber Daya Insani berbasis AIK dan manajemen Pelayanan RSMA (PRSMA) & Atmosfer Islami |
CPMK 4.1
Mampu menyusun rancangan penelitian kuantitatif, kualitatif, mixed method, dan implementation research di bidang manajemen rumah sakit secara efektif dan efisien, termasuk penyusunan instrumen penelitian yang sesuai dengan desain penelitian.
CPMK 4.1
Mahasiswa mampu menyusun kajian ilmiah mengenai entrepreneurship dan pemberdayaan masyarakat kesehatan berbasis data, literatur ilmiah, analisis kebutuhan rumah sakit, dan kebutuhan komunitas.
CPMK 4.1.
Mampu merancang dan menyajikan rencana asuhan kolaboratif lintas profesi berbasis bukti, kebutuhan pasien, model asuhan keperawatan, discharge planning, serta budaya kolaborasi dan profesionalisme.
CPMK 4.2
Mahasiswa mampu menyusun dan menyajikan proposal inovasi, business model, business plan, atau program pemberdayaan masyarakat berbasis rumah sakit dalam format akademik, profesional, dan digital.
CPMK 4.1.
Mampu menghasilkan dan mengkomunikasikan manuskrip ilmiah yang memenuhi standar akademik, bahasa ilmiah, dan etika publikasi.
CPMK 4.2.
Mampu mengkomunikasikan dan mempublikasikan karya ilmiah pada forum dan jurnal ilmiah bereputasi.
CPMK 4.1
Mahasiswa mampu menyusun, mempresentasikan, dan mempertanggungjawabkan laporan ilmiah residensi secara sistematis, profesional, akademik, dan digital.
Sub-Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (Sub-CPMK)
Sub-CPMK 1.1.1.
Mampu menjelaskan konsep Continuity of Care dan continous quality improvement dalam memberikan pelayanan pasien sesuai standar akreditasi RS
Sub-CPMK 1.1.2.
Mampu merencanakan penerapan perawatan kesehatan yang berfokus pada pasien sebagaimanusia yang unik
Sub-CPMK 1.1.3.
Pengalaman menyusun, menerapkan dan mengevaluasi indikator mutu RS
Sub-CPMK 1.2.1.
Mampu menjelaskan standar manajemen RS Shariah (
Sub-CPMK 1.2.2.
Mampu membangun karakater profesional dengan melakukan analisis langkah-langkah audit medis dalam pengelolaan pasien
Sub-CPMK 1.2.3.
Mampu mengembangkan prosedur-prosedur operasional praktek klinis dan keperawatan dalam penerapan kedokteran islami
Sub-CPMK 2.1.1.
Mampu mengintegrasikan penerapan pelayanan di RS dengan tridarma (pendidikan, pengabdian, penelitian)
Sub-CPMK 2.1.2
Mampu merencanakan konsep organisasi dan kinerja di Instalasi Laboratorium
Sub-CPMK 2.1.3
Mampu merencanakan konsep organisasi dan kinerja di Instalasi Radiologi
Sub-CPMK 3.1.1.
Mampu menerapkan langkah-langkah strategi untuk membangun Budaya Keselamatan Pasien melalui 7 langkah menuju keselamatan pasien
Sub-CPMK 3.1.2.
Mampu menggunakan tools mutu untuk menemukan akar masalah melalui prosedur investigasi sederhana dan komprehensif untuk meningkatkan keselamatan pasien
Sub-CPMK 3.1.3.
Mampu mengidentifikasi modus-modus kegagalan dalam proses pelayanan dan menyusun rekomendasi pencegahannya
Sub-CPMK 5.1.2.
Mampu membuat pertimbangan dalam menentukan kebutuhan RS melalui pendekatan Health Technology Assesment
Sub-CPMK 5.1.1.
Menguasai konsep lean managemen untuk menemukan proses pelayanan yang non efisien
Sub-CPMK 4.1.1.
Mampu merancang rencana asuhan kolaboratif lintas profesi (pathway, discharge planning) berbasis bukti dan kebutuhan pasien serta melakukan asesmen awal budaya kolaborasi & profesionalisme
Sub-CPMK 4.1.2.
Mampu menggunakan hasil analisis EBN dan model-model asuhan keperawatan untuk keberlangsungan organisasi
Rencana Kegiatan Pembelajaran
Distribusi capaian, metode, dan penilaian selama 1 semester
|
Minggu ke |
Kemampuan Akhir (Sub-CPMK) |
Penilaian |
Bentuk / Strategi Pembelajaran (Metode & Tugas) |
Materi Pembelajaran |
Bobot Penilaian (%) |
||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Indikator | Kriteria & Teknik | Luring | Daring | ||||||
|
1
|
Sub-CPMK 1.1.1.
Mampu menjelaskan konsep Continuity of Care dan continous quality improvement dalam memberikan pelayanan pasien sesuai standar akreditasi RS |
Ketepatan menjelaskan: Tata kelola RS sesuai standar akreditasi RS di Indonesia terbaru |
Kriteria: MIniquiz Teknik Non-Test: Ketepatan waktu menghadiri kuliah |
Contextual Instruction dalam bentuk: ● Ceramah Brainstorming |
Elearning: myklass UMY |
Pengelolaan Rumah Sakit sesuai Standar Akreditasi RS |
-%
|
||
|
2
|
Sub-CPMK 2.1.2
Mampu merencanakan konsep organisasi dan kinerja di Instalasi Laboratorium |
1. Ketepatan menjelaskan fungsi, struktur, dan tata kelola Instalasi Lab. 2. Ketepatan mengidentifikasi indikator mutu dan keselamatan di Instalasi Lab. 3. Kemampuan menyusun gagasan pengembangan mutu dan kinerja Instalasi Lab |
Kriteria: ketepatan konsep, kelengkapan analisis, relevansi dengan indikator mutu dan keselamatan pasien. Teknik: tugas take home berupa kajian artikel atau studi kasus peningkatan mutu di Instalasi Laboratorium |
Contextual Instruction dalam bentuk: ● Ceramah interaktif ● Brainstorming ● Diskusi studi kasus Take home essay |
Elearning melalui MyKlass UMY: unggah bahan ajar, forum diskusi, dan pengumpulan tugas. |
Organisasi, Kinerja dan safety Instalasi Laboratorium |
-%
|
||
|
3
|
Sub-CPMK 2.1.3
Mampu merencanakan konsep organisasi dan kinerja di Instalasi Radiologi |
1. Ketepatan menjelaskan tata kelola dan fungsi Instalasi Radiologi. 2. Ketepatan mengidentifikasi indikator mutu, keselamatan pasien, dan keselamatan radiasi. 3. Kemampuan menyusun gagasan pengembangan mutu dan kinerja Instalasi Radiologi. |
Kriteria: ketepatan konsep, kemampuan analisis, relevansi rekomendasi dengan mutu, keselamatan pasien, dan standar layanan radiologi. Teknik: tugas take home berupa kajian artikel atau studi kasus peningkatan mutu di Instalasi Radiologi. |
Contextual Instruction dalam bentuk: ● Ceramah ● Brainstorming Take home essay |
Elearning melalui MyKlass UMY: bahan ajar, forum diskusi, dan pengumpulan tugas. |
Organisasi, Kinerja dan safety Instalasi Radiologi |
-%
|
||
|
4
|
Sub-CPMK 3.1.1.
Mampu menerapkan langkah-langkah strategi untuk membangun Budaya Keselamatan Pasien melalui 7 langkah menuju keselamatan pasien |
1. Ketepatan menjelaskan konsep budaya keselamatan pasien. 2. Ketepatan menganalisis 7 langkah menuju keselamatan pasien. 3. Kemampuan menyusun strategi sederhana untuk membangun budaya keselamatan pasien di rumah sakit. |
Kriteria: ketepatan isi, kemampuan analisis, keterpaduan strategi, kualitas presentasi. Teknik: penilaian presentasi kelompok menggunakan rubrik |
Contextual Instruction dalam bentuk: ● Ceramah ● Brainstorming dengan media video: Patient safety, Medical error, Merubah budaya |
Elearning melalui MyKlass UMY: bahan ajar, video pembelajaran, forum diskusi, dan pengumpulan PPT. |
Budaya keselamatan Pasien, Analisis akar masalah |
-%
|
||
|
5
|
Sub-CPMK 1.1.3.
Pengalaman menyusun, menerapkan dan mengevaluasi indikator mutu RS |
1. Ketepatan memilih indikator mutu yang relevan. 2. Kemampuan menyusun kamus indikator mutu. 3. Kemampuan melakukan uji coba pengukuran indikator mutu. 4. Kemampuan mengevaluasi hasil pengukuran indikator mutu. |
Kriteria: kesesuaian indikator, kelengkapan kamus indikator, ketepatan metode pengukuran, dan kualitas interpretasi hasil. Teknik: penilaian tugas praktik penyusunan dan uji coba indikator mutu. |
Contextual instruction: ceramah interaktif, brainstorming, latihan penyusunan kamus indikator, dan diskusi hasil uji coba. |
Elearning melalui MyKlass UMY: template kamus indikator, forum diskusi, dan pengumpulan laporan tugas. |
Quality Framework |
-%
|
||
|
6
|
Sub-CPMK 3.1.2.
Mampu menggunakan tools mutu untuk menemukan akar masalah melalui prosedur investigasi sederhana dan komprehensif untuk meningkatkan keselamatan pasien |
1. Ketepatan melakukan grading insiden menggunakan risk grading matrix. 2. Ketepatan memilih tools mutu sesuai jenis masalah. 3. Kemampuan menggunakan RCA untuk menemukan akar masalah. 4. Kemampuan menyusun rekomendasi perbaikan berbasis hasil investigasi. |
Kriteria: ketepatan analisis kasus, ketepatan penggunaan tools, kualitas RCA, dan relevansi rekomendasi. Teknik: rubrik diskusi kelompok dan penilaian hasil praktik RCA |
Cooperative Learning: ● Kasus : Risk Grading Matrix ● melakukan RCAsecara berkelompok Kasus video : Pasien Jatuh |
Elearning melalui MyKlass UMY: bahan kasus, video kasus, template RCA, dan pengumpulan laporan kelompok. |
Investigasi Komprehensif (Skill) |
5%
|
||
|
7
|
Sub-CPMK 3.1.3.
Mampu mengidentifikasi modus-modus kegagalan dalam proses pelayanan dan menyusun rekomendasi pencegahannya |
1. Ketepatan mengidentifikasi tahapan proses pelayanan berisiko. 2. Ketepatan mengidentifikasi modus kegagalan. 3. Kemampuan menilai dampak dan prioritas risiko. 4. Kemampuan menyusun rekomendasi pencegahan berbasis HFMEA. |
|
Small Group Discussion: Praktek melakukan HFMEA: ● diskusi kelompok ● presentasi ● Kasus : (bebas) |
Elearning melalui MyKlass UMY: bahan kasus, template HFMEA, forum diskusi, dan unggah laporan. |
Manajemen Risiko Rumah Sakit |
-%
|
||
|
8
|
Sub-CPMK 5.1.1.
Menguasai konsep lean managemen untuk menemukan proses pelayanan yang non efisien |
|
|
Contextual instruction: ceramah interaktif, brainstorming, latihan identifikasi waste, dan simulasi sederhana pemetaan proses. |
Elearning melalui MyKlass UMY: bahan ajar, contoh kasus lean, forum diskusi, pengumpulan tugas |
Lean Management |
5%
|
||
|
9
|
Sub-CPMK 5.1.2.
Mampu membuat pertimbangan dalam menentukan kebutuhan RS melalui pendekatan Health Technology Assesment |
1. Ketepatan menjelaskan konsep dan tujuan HTA. 2. Ketepatan menjelaskan langkah-langkah HTA. 3. Kemampuan mengidentifikasi aspek klinis, ekonomi, organisasi, etika, dan keselamatan dalam penilaian teknologi. 4. Kemampuan menyusun pertimbangan awal kebutuhan teknologi rumah sakit. |
Kriteria: ketepatan konsep, kelengkapan aspek HTA, dan relevansi pertimbangan dengan kebutuhan rumah sakit. Teknik: mini quiz dan tugas analisis singkat kebutuhan teknologi. |
Contextual instruction: ceramah interaktif, brainstorming, diskusi contoh kasus teknologi kesehatan di RS. |
Elearning melalui MyKlass UMY: bahan ajar, forum diskusi, dan pengumpulan tugas |
Health Technology assesment |
-%
|
||
|
10
|
Sub-CPMK 1.2.3.
Mampu mengembangkan prosedur-prosedur operasional praktek klinis dan keperawatan dalam penerapan kedokteran islami |
|
|
Contextual instruction: ceramah interaktif, brainstorming, analisis video dan praktik menyusun SOP edukasi pelayanan Islami. |
Elearning melalui MyKlass UMY: bahan ajar, template SOP, forum diskusi, dan pengumpulan SOP. |
Prosedur penerapan kedokteran kesehatan islami (skill) |
-%
|
||
|
11
|
Sub-CPMK 1.2.1.
Mampu menjelaskan standar manajemen RS Shariah ( |
1. Ketepatan menjelaskan prinsip dan standar manajemen RS Syariah. 2. Kemampuan mengidentifikasi penerapan standar RS Syariah di lapangan. 3. Kemampuan menyusun laporan hasil field site teaching. 4. Kemampuan merefleksikan kesesuaian praktik RS dengan prinsip syariah, mutu, dan keselamatan pasien. |
|
Ceramah, diskusi, dan field site teaching ke RS terakreditasi syariah. |
Elearning melalui MyKlass UMY: panduan FST, bahan ajar, forum refleksi, dan pengumpulan laporan. |
Management RS Syariah dan FST Ke RS Shariah |
-%
|
||
|
12
|
Sub-CPMK 2.1.1.
Mampu mengintegrasikan penerapan pelayanan di RS dengan tridarma (pendidikan, pengabdian, penelitian) |
1. Ketepatan menjelaskan konsep RS Pendidikan. 2. Ketepatan mengidentifikasi bentuk integrasi pelayanan dengan pendidikan, penelitian, dan pengabdian. 3. Kemampuan menganalisis kontribusi tridarma terhadap mutu layanan RS. 4. Kemampuan menyusun contoh implementasi tridarma dalam pelayanan rumah sakit. |
Kriteria: ketepatan konsep, kelengkapan analisis integrasi tridarma, dan relevansi contoh implementasi. Teknik: mini quiz dan diskusi kasus. |
Contextual instruction: ceramah interaktif, brainstorming, dan diskusi kasus pengelolaan RS Pendidikan. |
Elearning melalui MyKlass UMY: bahan ajar, forum diskusi, dan pengumpulan refleksi singkat. |
|
-%
|
||
|
13
|
Sub-CPMK 1.2.2.
Mampu membangun karakater profesional dengan melakukan analisis langkah-langkah audit medis dalam pengelolaan pasien |
1. Ketepatan menjelaskan fungsi audit medis. 2. Kemampuan menyusun audit medis berdasarkan diagnosis yang ditugaskan. 3. Kemampuan mengidentifikasi variasi pelayanan dan menyusun rekomendasi perbaikan. |
Kriteria: ketepatan langkah-langkha melakukan audit medis Teknik: rubrik skill audit medis |
|
Elearning melalui MyKlass UMY: template audit medis, bahan kasus, forum diskusi, dan pengumpulan tugas. |
Audit Medik (skill) |
5%
|
||
|
14
|
Sub-CPMK 1.1.2.
Mampu merencanakan penerapan perawatan kesehatan yang berfokus pada pasien sebagaimanusia yang unik |
1. Ketepatan menjelaskan konsep patient-centered care/people-centered care. 2. Kemampuan mengidentifikasi kebutuhan pasien secara biologis, psikologis, sosial, spiritual, dan kultural. 3. Kemampuan merancang pelayanan berfokus pada pasien. 4. Kemampuan menyusun gagasan peningkatan pengalaman pasien. |
Kriteria: ketepatan konsep, kelengkapan analisis kebutuhan pasien, kreativitas rancangan pelayanan, dan relevansi dengan mutu layanan. Teknik: tugas kelompok dan penilaian diskusi/presentasi gagasan PCC. |
Contextual instruction: ceramah interaktif, role play kasus PCC, diskusi kelompok, dan presentasi gagasan layanan. |
Elearning melalui MyKlass UMY: bahan ajar, skenario kasus, forum diskusi, dan pengumpulan tugas kelompok. |
People Centered Care |
-%
|
||
|
15
|
Sub-CPMK 4.1.1.
Mampu merancang rencana asuhan kolaboratif lintas profesi (pathway, discharge planning) berbasis bukti dan kebutuhan pasien serta melakukan asesmen awal budaya kolaborasi & profesionalisme |
|
Kriteria: kelengkapan rencana asuhan, kesesuaian dengan kebutuhan pasien, keterpaduan peran lintas profesi, dan relevansi dengan continuity of care. Teknik: penilaian tugas rencana asuhan kolaboratif dan keaktifan diskusi. |
Contextual instruction: ceramah interaktif, brainstorming, diskusi kasus kolaboratif, dan latihan penyusunan discharge planning. |
Elearning melalui MyKlass UMY: bahan kasus, template discharge planning, forum diskusi, dan pengumpulan tugas. |
|
-%
|
||
|
16
|
Sub-CPMK 4.1.2.
Mampu menggunakan hasil analisis EBN dan model-model asuhan keperawatan untuk keberlangsungan organisasi |
1. Ketepatan menjelaskan konsep evidence-based nursing. 2. Kemampuan menelusur dan memilih artikel EBN yang relevan. 3. Kemampuan menganalisis model asuhan keperawatan sesuai kebutuhan RS. 4. Kemampuan mengaitkan model asuhan keperawatan dengan mutu layanan dan keberlangsungan organisasi. |
|
Contextual instruction: ceramah interaktif, brainstorming, praktik searching artikel EBN, diskusi kelompok, dan presentasi singkat. |
Elearning melalui MyKlass UMY: panduan pencarian artikel, forum diskusi, dan pengumpulan tugas kajian artikel. |
Model-model asuhan keperawatan |
5%
|
||
| Total Bobot Penilaian | 20% | ||||||||
Daftar Tugas & Penilaian
Minggu ke-6
Laporan hasil RCA
Sub-CMPK 3.1.2
Deskripsi Penilaian
Mampu menganalisis grading matrik kasus insiden keselamtan pasie
Ketepatan dalam memilih tool mutu yang sesuai untuk menemukan akar masalah
Menggunakan tools RCA untuk
Metode Penilaian
Penugasan ini diberikan pada saat proses pembelajaran berlangsung
Dosen memberikan contoh tahapan pengisian
Dosen memberikan kasus Insiden keselamatan pasien dalam bentyuk Video dan narasi
Setiap mahasiswa mengerjakan 7 langkah tahapan RCA untuk mencari akar masalah kasus pelayanan
Dosen meminta secara acak mahsiswa untuk menyampaikan hasil tugasnya
Indikator & Kriteria
Bobot 5 % dari total nilai
Sistem penilaian menggunkan rubrik Penilaian Kerjasama Tim Dalam Kegiatan Tutorial
Bentuk & Format Luaran
Laporan hasil RCA (terlampir) |
Pustaka Utama
|
Informasi Lainnya
Mahasiswa dengan nilai kurang dari 66 akan diberikan kesempatan remidi 1x
Minggu ke-7
Small Group Discussion: Praktek melakukan HFMEA:
|
Sub-CPMK 3.1.3
Deskripsi Penilaian
Memiliki pengalaman melakukan HFMEA kasus yang diberikan
Metode Penilaian
|
Indikator & Kriteria
Bobot 5 % dari total nilai Sistem penilaian menggunakan rubrik Penilaian Kerjasama Tim Dalam Kegiatan Tutorial |
Bentuk & Format Luaran
Laporan hasil HFMEA
Pustaka Utama
Ppt
Worksheets (lembar kerja)
Informasi Lainnya
Hasil di upload di MyKlass
Minggu ke-13
Laporan hasil CLINICAL PATHWAY
Sub-CPMK 1.2.2
Deskripsi Penilaian
Kemampuan melakukan pembuatan CP dan evalusai CP salah satu dengan diagnosa yang ditugaskan
Metode Penilaian
Alokasi Waktu | Kegiatan | Metode |
15 menit |
|
|
120 menit |
|
|
15 menit | Feedback instruktur & diskusi |
|
Indikator & Kriteria
Bobot tugas 5 % dari total nilai Sistem penilaian menggunkan rubrik Penilaian Kerjasama Tim Dalam Kegiatan Skill manajemen dan Penilaian Tugas Kelompok Kerjasama tim :
Tugas kelompok :
(lihat rubrik penilaian di lampiran) |
Bentuk & Format Luaran
Laporan hasil CLINICAL PATHWAY
Pustaka Utama
|
Informasi Lainnya
Hasil di upload di MyKlass
Minggu ke-4
Laporan hasil panduan
Sub-CPMK 3.1.1
Deskripsi Penilaian
|
Metode Penilaian
Hasil pembahasan tentang isi panduan di upload di els mmr selambat-lambatnya H+1 mg |
Indikator & Kriteria
Bobot tugas 5 % dari total nilai
Sistem penilaian menggunkan rubrik Penilaian Kerjasama Tim Dalam Kegiatan Skill manajemen dan Penilaian Tugas Kelompok
Bentuk & Format Luaran
Konsep Panduan (topik….) |
Pustaka Utama
|
Informasi Lainnya
Hasil di upload di MyKlass
Minggu ke-10
Laporan hasil SOP
Sub-CPMK 1.2.3
Deskripsi Penilaian
Kemampuan untuk menyususn SOP Edukasi pelayanan Islami :
Pasien terpasang anus buatan (stoma)
Pasien terpasang kateter
Pasien pasca operasi mata
Kemampuan menganalisis pelayanan shariah di RS
Metode Penilaian
Cara melakukan kontrol SOP |
Indikator & Kriteria
Bobot tugas 10 % dari total nilai
Sistem penilaian menggunkan rubrik Penilaian Kerjasama Tim Dalam Kegiatan Skill manajemen dan Penilaian Tugas Kelompok
Bentuk & Format Luaran
SOP (topik….) yang dipresentasikan di kelas pada hari H tutorial
(terlampir
Pustaka Utama
Panduan tutor Penyususnan SOP
Regulasi terkait topik
Surat Edaran Direktur Pelayanan Medik Spesialistik no YM.00.02.2.2.837 1 Juni 2001 perihal bentuk SPO
Panduan penyusunan dokumen akreditasi RS
Informasi Lainnya
Hasil di upload di MyKlass
Minggu ke-14
Laporan hasil Audit keperawatan
Sub-CPMK 4.1.2
Deskripsi Penilaian
Mampu berpikir kritis dengan menggunakan artikel2 EBN
Mampu menentukan model2 asuhan keperawata yang sesuai dengan kebutuhan RS
Metode Penilaian
Meringkas dan mengakhiri audit |
Indikator & Kriteria
Bobot tugas 5 % dari total nilai Sistem penilaian menggunkan rubrik Penilaian Kerjasama Tim Dalam Kegiatan Skill manajemen dan Penilaian Tugas Kelompok |
Bentuk & Format Luaran
Hasil Audit Keperawatan (topik….) yang dikuumpulkan pada hari H di tiutor pada hari H (Lembar kerja dapat di download di MyKlass) |
Pustaka Utama
PPT audit keperawatan
Informasi Lainnya
Hasil di upload di MyKlass
Matriks Evaluasi & Penilaian
| Minggu | CPL | CPMK | Sub-CPMK | Bobot Sub-CPMK (%) | Indikator Penilaian | Bentuk Penilaian | Bobot CPMK (%) | |||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
|
7
|
CPL 5 |
CPMK 5.1.
Mampu mengevaluasi efisiensi proses pelayanan dan kebutuhan teknologi rumah sakit menuju inovasi smart hospital. |
Sub-CPMK 4.1.2.
Mampu menggunakan hasil analisis EBN dan model-model asuhan keperawatan untuk keberlangsungan organisasi |
20%
|
Memiliki pengalaman melakukan HFMEA kasus yang diberikan |
Small Group Discussion: Praktek melakukan HFMEA:
|
Total
20%
|
|||
|
8
|
CPL 3 |
CPMK 3.1.
Mampu merumuskan strategi keselamatan pasien berbasis budaya keselamatan, untuk pencegahan risiko pelayanan rumah sakit |
Sub-CPMK 3.1.3.
Mampu mengidentifikasi modus-modus kegagalan dalam proses pelayanan dan menyusun rekomendasi pencegahannya |
15%
|
Ketepatan untuk memilih wasting activity |
Contextual Instruction dalam bentuk:
Brainstorming Skill |
Total
15%
|
|||
|
11
|
CPL 1 |
CPMK 1.1.
Mampu menganalisis sistem manajemen mutu rumah sakit berbasis continuity of care, CQI, patient-centered care, dan indikator mutu sesuai standar akreditasi RS |
Sub-CPMK 1.1.2.
Mampu merencanakan penerapan perawatan kesehatan yang berfokus pada pasien sebagaimanusia yang unik |
15%
|
|
Diskusi Field site teaching ke RS Terakreditasi Shariah (Sub-CPMK 2)
|
Total
15%
|
|||
|
14
|
CPL 1 |
CPMK 1.2.
|
Sub-CPMK 2.1.1.
Mampu mengintegrasikan penerapan pelayanan di RS dengan tridarma (pendidikan, pengabdian, penelitian) |
10%
|
|
|
Total
10%
|
|||
|
16
|
CPL 2 |
CPMK 2.1.
Mampu mengevaluasi tata kelola dan kinerja Instalasi Laboratorium dan Radiologi berbasis akreditasi RS, dalam mendukung layanan penunjang diagnostik yang efektif dan berorientasi pasien. |
Sub-CPMK 2.1.3
Mampu merencanakan konsep organisasi dan kinerja di Instalasi Radiologi |
5%
|
Mampu berpikir kritis dengan menggunakan artikel2 EBN Mampu menentukan model2 asuhan keperawata yang sesuai dengan kebutuhan RS |
Contextual Instruction dalam bentuk:
Brainstorming Praktek secarchin artikel EBN |
Total
5%
|
|||
|
6
|
CPL 4 |
CPMK 4.1.
Mampu merancang dan menyajikan rencana asuhan kolaboratif lintas profesi berbasis bukti, kebutuhan pasien, model asuhan keperawatan, discharge planning, serta budaya kolaborasi dan profesionalisme. |
Sub-CPMK 5.1.2.
Mampu membuat pertimbangan dalam menentukan kebutuhan RS melalui pendekatan Health Technology Assesment |
35%
|
|
|
Total
35%
|
|||
| Total Bobot Keseluruhan CPMK |
100%
|
|||||||||
Referensi
Pustaka Wajib (Utama)
Buku :
Manajemen Pelayanan Kesehatan Islami: Pelayanan Berfokus Pasien Dan Safety (Dr.dr.Arlina Dewi, M.Kes)
Ilmu Kedokteran Kesehatan Islam dalam Praktek Klinik (Dr.dr. Kusbaryanto, M.Kes)
Patient centered care (Dr. Elsye Maria Rosa, M.Kep)
Pustaka Pendukung (Tambahan)
Pendukung :
Larouzee J, Le Coze J-C. Good and bad reasons: The Swiss cheese model and its critics. Safety Science. 2020;126:104660.
Reason J. Human error: models and management. BMJ. 2000;320(7237):768–770.
Williams PM. Techniques for root cause analysis. Proc (Bayl Univ Med Cent). 2001;14(2):154–157.
Doggett AM. Root Cause Analysis: A Framework for Tool Selection. Quality Management Journal. 2005;12(4):34–45.
U.S. Department of Vaterans Affairs. Healthcare Failure Mode and Effect Analysis (HFMEA) - VA National Center forPatientSafety https://www.patientsafety.va.gov/docs/hfmea/HFMEA_JQI.pdf
van Tilburg CM, Leistikow IP, Rademaker CMA, Bierings MB, van Dijk ATH. Health care failure mode and effect analysis: a useful proactive risk analysis in a pediatric oncology ward. Qual Saf Health Care. 2006;15(1):58–63.
Reiling J, Hughes RG, Murphy MR. The Impact of Facility Design on Patient Safety. 2008. Agency for Healthcare ResearchandQuality(US) https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK2633/
Sutoto. PANDUAN PENYUSUNAN DOKUMEN AKREDITASI - 2012. 2012. Yogyakarta
Fernandez R, Johnson M, Tran DT, Miranda C. Models of care in nursing: a systematic review: International Journal of
Evidence-Based Healthcare. 2012;10(4):324–337.
Jennings BM. Care Models. 2008. Agency for Healthcare Research and Quality (US)https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK2635/
Canadian Nurses Association. Nursing Care Delivery Models: Canadian Consensus on Guide Principles. 2012. Ottawa Ontario Canada. Canadian Nurses Association https://www.cna-aiic.ca/~/media/cna/page-content/pdf-