Entrepreneurship & Pemberdayaan Masyarakat Kesehatan
Rencana Pembelajaran Semester (RPS)
Deskripsi Mata Kuliah
Informasi Umum
Dr. dr. Mahendro Prasetyo Kusumo, MMR
2026/2027
05 June 2026
Detail Deskripsi
Kewirausahaan Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Program Studi Magister Administrasi Rumah Sakit (MARS) — Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Semester 2 sebanyak 3 SKS. Mata kuliah ini dirancang untuk membekali mahasiswa Program Studi Magister Administrasi Rumah Sakit (MARS) UMY dengan kompetensi lanjutan dalam kewirausahaan di sektor kesehatan serta strategi pemberdayaan masyarakat berbasis bukti (evidence-based) guna mendukung peningkatan derajat kesehatan secara berkelanjutan. Dengan bobot 3 SKS, perkuliahan diselenggarakan melalui kombinasi tatap muka, diskusi kritis, dan pembelajaran berbasis proyek (project-based learning), dengan total beban studi setara 4,5 jam aktivitas akademik per minggu. Kajian materi mencakup: fondasi teoritis dan konseptual entrepreneurship kesehatan; inovasi layanan dan model bisnis kesehatan yang adaptif; social entrepreneurship dan tanggung jawab sosial organisasi kesehatan; perencanaan dan implementasi program pemberdayaan masyarakat; manajemen kemitraan strategis lintas sektor; serta monitoring dan evaluasi program kesehatan berbasis kinerja. Pendekatan pembelajaran mengintegrasikan analisis kasus nyata, studi lapangan, dan pengembangan proyek inovatif, sehingga mahasiswa mampu merancang solusi strategis yang mendukung keberlanjutan organisasi kesehatan (organizational sustainability), merespons dinamika kebijakan kesehatan, dan berkontribusi nyata terhadap peningkatan kesehatan masyarakat.
Materi Pembelajaran
BK29 : Tanggung Jawab Sosial RS
Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL)
Daftar Seluruh CPL Prodi
Total 6 CPLMenganalisis teori dan konsep manajemen serta nilai Islam sebagai dasar pengambilan keputusan strategis di rumah sakit.
Mengevaluasi kinerja dan daya saing rumah sakit berdasarkan analisis faktor internal dan eksternal berbasis bukti.
Merumuskan solusi terhadap masalah manajerial rumah sakit melalui kolaborasi lintas profesi dan pendekatan ilmiah.
Menyusun dan menyajikan hasil kajian ilmiah dalam format akademik, profesional, dan digital.
Menciptakan inovasi manajerial yang meningkatkan mutu dan efisiensi pengelolaan rumah sakit menuju smart hospital.
Mengembangkan sistem pelayanan berbasis teknologi untuk memperkuat efektivitas dan integrasi layanan rumah sakit.
CPL Terpilih
Menganalisis teori dan konsep manajemen serta nilai Islam sebagai dasar pengambilan keputusan strategis di rumah sakit.
Menciptakan inovasi manajerial yang meningkatkan mutu dan efisiensi pengelolaan rumah sakit menuju smart hospital.
Menyusun dan menyajikan hasil kajian ilmiah dalam format akademik, profesional, dan digital.
Data CPL disinkronkan dari standar kurikulum Program Studi. Pastikan total bobot CPL pada mata kuliah ini mencapai 100%.
Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK)
Pemetaan CPMK terhadap CPL
CPMK merupakan penjabaran dari CPL yang dibebankan pada mata kuliah ini. Tampilan bersifat read-only.
CPMK 1.1
Mampu menganalisis penerapan layanan RS berbasis nilai Islam dalam mendukung mutu layanan dan kualitas hidup pasien
CPMK 1.1
Mahasiswa mampu menganalisis teori entrepreneurship, social entrepreneurship, intrapreneurship, pemberdayaan masyarakat kesehatan, manajemen strategis rumah sakit, dan nilai Islam sebagai dasar pengambilan keputusan dalam pengembangan layanan rumah sakit.
CPMK 1.1
Mahasiswa mampu menganalisis konsep dasar akuntansi, karakteristik rumah sakit sebagai entitas akuntansi, elemen laporan keuangan, dan nilai Islam dalam pengelolaan keuangan rumah sakit yang transparan, akuntabel, adil, dan menghindari pemborosan..
CPMK 1.1
Mahasiswa mampu mengevaluasi konsep manajemen keuangan strategis rumah sakit, kebijakan keuangan, agency theory, serta prinsip keuangan konvensional dan syariah sebagai dasar pengambilan keputusan strategis yang berlandaskan nilai Islam.
CPMK 1.1.
Mampu menganalisis sistem manajemen mutu rumah sakit berbasis continuity of care, CQI, patient-centered care, dan indikator mutu sesuai standar akreditasi RS
CPMK 1.2.
Mampu mengintegrasikan prinsip dan standar rumah sakit syariah, audit medis, serta praktik klinis-keperawatan Islami dalam peningkatan mutu dan keselamatan pasien. |
CPMK 1 .1
Mahasiswa mamahami Pengetahuan Tentang Konsep Manajemen Bencana, tahapan manajemen bencana, peran dan tanggung jawab rumah sakit.
CPMK 1.1
Mampu menghasilkan nilai tambah dalam proses pengelolaan fasilitas pelayanan kesehatan perseorangan/rumah sakit melalui penerapan fungsi manajemen, prinsip bisnis dan pelayanan berdasarkan nilai-nilai islami
CPMK 1
Mampu menganalisis penerapan medical liability dan kebijakan kesehatan pada era BPJS Kesehatan dalam pengambilan keputusan manajerial yang mempertimbangkan aspek etika, regulasi, dan nilai Islam. |
CPMK 1.1
Mahasiswa mampu menganalisis konsep akreditasi rumah sakit, STARKES 2022, dan Good Clinical Governance sebagai dasar pengambilan keputusan strategis dalam peningkatan mutu dan keselamatan pasien.
CPMK 1.2
Mahasiswa mampu menyusun rekomendasi strategis pemenuhan standar akreditasi rumah sakit berdasarkan prinsip manajemen, tata kelola klinis yang baik, dan kebutuhan organisasi rumah sakit.
CPMK 1.1
Mampu menjelaskan tentang urgensi dan persyaratan dan tata cara sertifikasi Rumah sakit Syariah
CPMK 1.2
Mahasiswa mampu menganalisis masalah kesehatan masyarakat, kebutuhan pasien, kebutuhan komunitas, serta peluang inovasi layanan rumah sakit berbasis mutu, efisiensi, keberlanjutan, dan kemaslahatan.
CPMK 1.1
Menjelaskan konsep, filosofi, tujuan, prinsip, dan regulasi akreditasi pelayanan kesehatan primer dalam upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan secara berkelanjutan.
CPMK 1.1
Mahasiswa mampu menganalisis konteks rumah sakit melalui orientasi, hospital tour, telaah profil, visi, misi, strategi, program kerja, nilai Islam, dan logbook residensi.
CPMK 1 .1
Mahasiswa mampu menganalisis konsep manajemen strategik rumah sakit serta mengintegrasikan nilai Islam, etika, dan tata kelola dalam pengambilan keputusan strategis.
CPMK 5.1
Mampu merumuskan model layanan RS yang menghasilkan nilai tambah dalam pengelolaan unit khusus dan penunjang RS menuju smart hospital
CPMK 5.1
Mahasiswa mampu mengevaluasi integrasi nilai Islam, karakteristik RS syariah dan BLU, manajemen risiko ISO 31000:2018, serta strategi ICT/IoT menuju Smart Hospital. |
CPMK 5.1
Mahasiswa mampu mengidentifikasi tantangan, peluang, serta aspek regulasi dan etika dalam implementasi digitalisasi rumah sakit.
CPMK 5.2
Mahasiswa mampu merancang strategi penerapan teknologi digital di rumah sakit berbasis patient-centered care dan evidence-based management.
CPMK 5.1.
Mampu mengevaluasi efisiensi proses pelayanan dan kebutuhan teknologi rumah sakit menuju inovasi smart hospital.
CPMK 5.1
Mahasiswa mampu menerapkan rencana Strategis Mitigasi Bencana, Analisis Kerentanan dan Risiko
CPMK 5.1
Mampu membangun komunikasi sebagai manajer/leader fasilitas pelayanan kesehatan dalam melakukan advokasi, negosiasi (mediasi) sehingga berhasil membangun kemitraan secara berkesinambungan dengan pemangku kepentingan
CPMK 5.2
Mampu menerapkan kepemimpinan dan manajemen perubahan dalam membangun serta mengelola rumah sakit, termasuk menganalisis kasus leadership secara terpadu untuk merumuskan rekomendasi kebijakan
CPMK 5.1
Mahasiswa mampu menghasilkan nilai tambah dalam pengelolaan layanan primer yang berorientasi pada transformasi menuju smart hospital.
CPMK 5.1
Mengintegrasikan prinsip manajemen mutu, pemasaran strategis, dan inovasi teknologi untuk menciptakan nilai tambah dalam pengelolaan rumah sakit
CPMK 5.2
Merancang strategi inovatif yang mendukung pengembangan rumah sakit menuju smart hospital secara efektif dan berkelanjutan
CPMK 5.3
Mengembangkan model bisnis dan layanan berbasis digital untuk meningkatkan daya saing dan efisiensi operasional rumah sakit
CPMK 5.1
Mahasiswa mampu merancang model inovasi manajerial PPI yang terintegrasi dengan mutu, keselamatan pasien, dan akreditasi, guna meningkatkan efisiensi dan kinerja rumah sakit
CPMK 5.2
Mahasiswa mampu mengembangkan rancangan sistem PPI berbasis digital (misalnya surveilans HAIs, dashboard mutu, atau kebijakan PPI terintegrasi SIMRS) sebagai bagian dari implementasi smart hospital
CMPK 5.1
Mahasiswa mampu merancang inovasi manajerial berbasis entrepreneurship dan pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan mutu, efisiensi, akses layanan, pengalaman pasien, serta keberlanjutan rumah sakit.
CPMK 5.2
Mahasiswa mampu mengembangkan model program rumah sakit berbasis pemberdayaan masyarakat dan teknologi digital untuk mendukung transformasi menuju smart hospital.
CPMK 5.1
Mahasiswa mampu menganalisis praktik pemasaran digital rumah sakit dan menyusun kajian ilmiah yang memuat identifikasi masalah, analisis data digital, pembahasan, dan rekomendasi perbaikan.
CPMK 5.2
Mahasiswa mampu mempresentasikan hasil kajian pemasaran digital rumah sakit
CPMK 5.1
Mahasiswa mampu mengidentifikasi peluang inovasi manajerial untuk memperkuat implementasi standar akreditasi, Good Clinical Governance, mutu pelayanan, dan keselamatan pasien.
CPMK 5.2
Mahasiswa mampu merancang inovasi berbasis digital untuk mendukung akreditasi rumah sakit, seperti e-document akreditasi, dashboard indikator mutu, sistem pelaporan insiden, dan monitoring tindak lanjut perbaikan.
CPMK 5.4
Mahasiswa mampu merancang rekomendasi inovasi manajerial keuangan yang meningkatkan efisiensi, kendali biaya, mutu layanan, keberlanjutan keuangan, dan transformasi rumah sakit menuju smart hospital.
CPMK 5.1
Mengembangkan inovasi tata kelola dan digitalisasi untuk mendukung implementasi rumah sakit syariah
CPMK 5.1
Mahasiswa mampu mengevaluasi dokumen akreditasi, mutu, keselamatan pasien, PPI, telusur lapangan, dan praktik tata kelola klinis/manajerial di rumah sakit
CPMK 4.1.
Mampu menggunakan literasi akdemik digital yang dibutuhkan dalam proses pembelajaran dan penyusunan tugas ilmiah.
CPMK 4.1
Mahasiswa mampu menyusun visi, misi, sasaran strategis, KPI, program strategis, serta mekanisme implementasi, evaluasi, dan kontrol kinerja rumah sakit.
CPMK 4.1
Mahasiswa mampu merancang rekomendasi strategi pemasaran digital rumah sakit berdasarkan hasil kajian ilmiah
CPMK 4.2
Mahasiswa mampu mengevaluasi dan memperbaiki hasil kajian pemasaran digital rumah sakit berdasarkan umpan balik akademik
CPMK 4.1
Mahasiswa mampu menggunakan teknologi digital untuk mendukung pengelolaan dokumen akreditasi, monitoring indikator mutu, pelaporan keselamatan pasien, dan visualisasi hasil evaluasi akreditasi
CPMK 4.1
Mampu menjelaskan tata Kelola & kepemimpinan Rumah Sakit, manajemen Sumber Daya Insani berbasis AIK dan manajemen Pelayanan RSMA (PRSMA) & Atmosfer Islami |
CPMK 4.1
Mampu menyusun rancangan penelitian kuantitatif, kualitatif, mixed method, dan implementation research di bidang manajemen rumah sakit secara efektif dan efisien, termasuk penyusunan instrumen penelitian yang sesuai dengan desain penelitian.
CPMK 4.1
Mahasiswa mampu menyusun kajian ilmiah mengenai entrepreneurship dan pemberdayaan masyarakat kesehatan berbasis data, literatur ilmiah, analisis kebutuhan rumah sakit, dan kebutuhan komunitas.
CPMK 4.1.
Mampu merancang dan menyajikan rencana asuhan kolaboratif lintas profesi berbasis bukti, kebutuhan pasien, model asuhan keperawatan, discharge planning, serta budaya kolaborasi dan profesionalisme.
CPMK 4.2
Mahasiswa mampu menyusun dan menyajikan proposal inovasi, business model, business plan, atau program pemberdayaan masyarakat berbasis rumah sakit dalam format akademik, profesional, dan digital.
CPMK 4.1.
Mampu menghasilkan dan mengkomunikasikan manuskrip ilmiah yang memenuhi standar akademik, bahasa ilmiah, dan etika publikasi.
CPMK 4.2.
Mampu mengkomunikasikan dan mempublikasikan karya ilmiah pada forum dan jurnal ilmiah bereputasi.
CPMK 4.1
Mahasiswa mampu menyusun, mempresentasikan, dan mempertanggungjawabkan laporan ilmiah residensi secara sistematis, profesional, akademik, dan digital.
Sub-Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (Sub-CPMK)
Sub-CPMK 1.1.1
Mahasiswa mampu menjelaskan konsep entrepreneurship, social entrepreneurship, intrapreneurship, dan pemberdayaan masyarakat dalam konteks manajemen Rumah Sakit.
Sub-CPMK 1.1.2
Mahasiswa mampu menganalisis hubungan antara entrepreneurship kesehatan, strategi rumah sakit, kebutuhan masyarakat, dan keberlanjutan layanan kesehatan.
Sub CMPK 4.1.2
Mahasiswa mampu menyusun latar belakang masalah program berbasis data rumah sakit, data kesehatan masyarakat, literatur ilmiah, dan analisis kebutuhan stakeholder
Sub CPMK 4.1.1
Mahasiswa mampu menggunakan media digital, dashboard sederhana, infografis, atau pitch deck untuk menyajikan gagasan inovasi secara komunikatif dan profesional |
Sub CPMK 4.1.3
Mahasiswa mampu mempertahankan gagasan inovasi rumah sakit melalui argumentasi berbasis evidence, kelayakan implementasi, manfaat manajerial, dan dampak sosial.
Sub CPMK 1.2.1
Mahasiswa mampu membedakan pendekatan charity, community development, empowerment, social innovation, dan sustainable hospital program.
Sub CPMK 1.2.2
Mahasiswa mampu menganalisis nilai Islam, etika pelayanan, prinsip maslahat, amanah, keadilan, ihsan, dan tanggung jawab sosial dalam pengambilan keputusan strategis rumah sakit.
Sub CPMK 1.2.3
Mahasiswa mampu menilai relevansi program entrepreneurship dan pemberdayaan masyarakat terhadap misi rumah sakit, mutu pelayanan, efisiensi, akses layanan, dan kebermanfaatan sosial.
Sub CPMK 4.2.1
Mahasiswa mampu menyusun kajian ilmiah tentang peluang inovasi layanan rumah sakit dan pemberdayaan masyarakat secara sistematis dan akademik
Sub CPMK 4.2.2
Mahasiswa mampu menyusun proposal program entrepreneurship atau pemberdayaan masyarakat kesehatan berbasis rumah sakit dengan struktur yang profesional.
Sub CPMK 4.2.3
Mahasiswa mampu menyusun business model canvas atau business plan inovasi layanan rumah sakit yang mencakup value proposition, segmentasi, sumber daya, mitra, biaya, dan keberlanjutan.
Sub CPMK 5.1.1
Mahasiswa mampu mengidentifikasi masalah mutu, efisiensi, akses, loyalitas pasien, pengalaman pasien, dan kebutuhan komunitas yang relevan dengan pengembangan rumah sakit
Sub CPMK 5.1.2
Mahasiswa mampu merumuskan peluang inovasi manajerial rumah sakit berdasarkan analisis masalah, kebutuhan pasien, kebutuhan masyarakat, dan tren layanan kesehatan
Sub CPMK 5.2.1
Mahasiswa mampu mengembangkan program pemberdayaan masyarakat berbasis rumah sakit melalui kolaborasi dengan puskesmas, klinik, komunitas, pemerintah daerah, akademisi, dan mitra strategis
Sub CPMK 5.2.2
Mahasiswa mampu mengintegrasikan teknologi digital, aplikasi, media sosial, telehealth, dashboard, atau sistem informasi untuk mendukung program inovasi dan pemberdayaan masyarakat
Rencana Kegiatan Pembelajaran
Distribusi capaian, metode, dan penilaian selama 1 semester
|
Minggu ke |
Kemampuan Akhir (Sub-CPMK) |
Penilaian |
Bentuk / Strategi Pembelajaran (Metode & Tugas) |
Materi Pembelajaran |
Bobot Penilaian (%) |
|||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Indikator | Kriteria & Teknik | Luring | Daring | |||||
|
1
|
Sub-CPMK 1.1.1
Mahasiswa mampu menjelaskan konsep entrepreneurship, social entrepreneurship, intrapreneurship, dan pemberdayaan masyarakat dalam konteks manajemen Rumah Sakit. |
|
Tugas terstruktur Teknik Non-test - Keaktifan saat mentoring - Ketepatan waktu pengumpulan tugas - Kesesuaian dengan template |
Project based learning |
Collaboration learning |
Konsep Dasar Entrepreneurship dan Pemberdayaan Masyarakat Kesehatan Dr. dr. Mahendro Prasetyo Kusumo, MMR Referensi: https://simlitabmas.umy.ac.id/dokument/pengabdian/Dokumen-Usulan-9796-54-peningkatan%20kapasitas.pdf |
-%
|
|
|
2
|
Sub-CPMK 1.1.2
Mahasiswa mampu menganalisis hubungan antara entrepreneurship kesehatan, strategi rumah sakit, kebutuhan masyarakat, dan keberlanjutan layanan kesehatan. |
|
Kuliah tatap Muka |
Project based learning |
Collaboration learning |
Analisis Masalah Kesehatan Masyarakat dan Identifikasi Kebutuhan Komunitas Dr. dr. Mahendro Prasetyo Kusumo, MMR |
-%
|
|
|
3
|
Sub CPMK 1.2.3
Mahasiswa mampu menilai relevansi program entrepreneurship dan pemberdayaan masyarakat terhadap misi rumah sakit, mutu pelayanan, efisiensi, akses layanan, dan kebermanfaatan sosial. |
|
|
|
|
|
-%
|
|
|
4
|
Sub CPMK 1.2.1
Mahasiswa mampu membedakan pendekatan charity, community development, empowerment, social innovation, dan sustainable hospital program. |
|
|
|
|
Penyusunan Kerangka Acuan Kegiatan (Term of Reference/TOR) Pengabdian Masyarakat berdasarkan EBM |
10%
|
|
|
5
|
Sub CPMK 1.2.2
Mahasiswa mampu menganalisis nilai Islam, etika pelayanan, prinsip maslahat, amanah, keadilan, ihsan, dan tanggung jawab sosial dalam pengambilan keputusan strategis rumah sakit. |
|
|
|
|
|
-%
|
|
|
6
|
Sub CPMK 4.1.1
|
|
|
|
|
Strategi Komunikasi Kesehatan dan Pengembangan Media Massa untuk Edukasi Masyaraka |
-%
|
|
|
7
|
Sub CPMK 4.2.2
Mahasiswa mampu menyusun proposal program entrepreneurship atau pemberdayaan masyarakat kesehatan berbasis rumah sakit dengan struktur yang profesional. |
|
|
|
|
Desain Konten Digital dan Pengelolaan Media Sosial untuk Promosi Kesehatan |
-%
|
|
|
8
|
Sub CPMK 4.1.3
Mahasiswa mampu mempertahankan gagasan inovasi rumah sakit melalui argumentasi berbasis evidence, kelayakan implementasi, manfaat manajerial, dan dampak sosial. |
|
|
|
|
Implementasi Program Pengabdian kepada Masyarakat Berbasis Kemitraan dan Community Engagement |
30%
|
|
|
9
|
Sub CPMK 4.2.3
Mahasiswa mampu menyusun business model canvas atau business plan inovasi layanan rumah sakit yang mencakup value proposition, segmentasi, sumber daya, mitra, biaya, dan keberlanjutan. |
|
|
|
|
Seminar Nasional Dr. dr. Mahendro Prasetyo Kusumo, MMR |
5%
|
|
|
10
|
Sub CMPK 4.1.2
Mahasiswa mampu menyusun latar belakang masalah program berbasis data rumah sakit, data kesehatan masyarakat, literatur ilmiah, dan analisis kebutuhan stakeholder |
|
|
|
|
Monitoring dan Evaluasi Program Pengabdian Masyarakat |
-%
|
|
|
11
|
Sub CPMK 4.2.1
Mahasiswa mampu menyusun kajian ilmiah tentang peluang inovasi layanan rumah sakit dan pemberdayaan masyarakat secara sistematis dan akademik |
|
|
|
|
Penyusunan Laporan Kemajuan (Progress Report) Pengabdian Masyarakat |
-%
|
|
|
12
|
Sub CPMK 5.1.1
Mahasiswa mampu mengidentifikasi masalah mutu, efisiensi, akses, loyalitas pasien, pengalaman pasien, dan kebutuhan komunitas yang relevan dengan pengembangan rumah sakit |
|
|
|
|
Pengembangan Inovasi Program dan Penyusunan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) |
-%
|
|
|
13
|
Sub CPMK 5.1.2
Mahasiswa mampu merumuskan peluang inovasi manajerial rumah sakit berdasarkan analisis masalah, kebutuhan pasien, kebutuhan masyarakat, dan tren layanan kesehatan |
|
|
|
|
Penyusunan Artikel Ilmiah dan Publikasi Hasil Pengabdian Masyarakat |
10%
|
|
|
14
|
Sub CPMK 5.2.1
Mahasiswa mampu mengembangkan program pemberdayaan masyarakat berbasis rumah sakit melalui kolaborasi dengan puskesmas, klinik, komunitas, pemerintah daerah, akademisi, dan mitra strategis |
|
|
|
|
Penyusunan Laporan Akhir Pengabdian Masyarakat |
20%
|
|
|
15
|
Sub CPMK 5.2.2
Mahasiswa mampu mengintegrasikan teknologi digital, aplikasi, media sosial, telehealth, dashboard, atau sistem informasi untuk mendukung program inovasi dan pemberdayaan masyarakat |
|
|
|
|
Presentasi Proyek Akhir: Model Entrepreneurship dan Pemberdayaan Masyarakat Kesehatan Berkelanjutan |
25%
|
|
| Total Bobot Penilaian | 100% | |||||||
Daftar Tugas & Penilaian
6
Rubrik Penilaian TOR
Sub CPMK 1.2.1
Deskripsi Penilaian
-
Metode Penilaian
Rubrik Penilaian TOR
Indikator & Kriteria
Dokumen TOR Pengabdian Masyarakat lengkap sesuai template
Laporan Kemajuan Pengabdian Masyarakat lengkap sesuai template
Bukti link Dokumen Publikasi di Media Masa
Bentuk & Format Luaran
Dokumen TOR Pengabdian Masyarakat
Laporan Kemajuan Pengabdian Masyarakat
Publikasi di Media Masa
Pustaka Utama
-
Informasi Lainnya
-
16
Penilaian berdasarkan Rubrik
Sub CPMK 5.2.2
Deskripsi Penilaian
-
Metode Penilaian
Rubrik Laporan
Indikator & Kriteria
-
Bentuk & Format Luaran
Laporan Akhir
HAKI
Pustaka Utama
-
Informasi Lainnya
-
Matriks Evaluasi & Penilaian
| Minggu | CPL | CPMK | Sub-CPMK | Bobot Sub-CPMK (%) | Indikator Penilaian | Bentuk Penilaian | Bobot CPMK (%) |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
|
4
|
CPL 1 |
CPMK 1.2
Mahasiswa mampu menganalisis masalah kesehatan masyarakat, kebutuhan pasien, kebutuhan komunitas, serta peluang inovasi layanan rumah sakit berbasis mutu, efisiensi, keberlanjutan, dan kemaslahatan. |
Sub CPMK 1.2.1
Mahasiswa mampu membedakan pendekatan charity, community development, empowerment, social innovation, dan sustainable hospital program. |
10%
|
|
|
Total
10%
|
|
8
|
CPL 4 |
CPMK 4.1
Mahasiswa mampu menyusun kajian ilmiah mengenai entrepreneurship dan pemberdayaan masyarakat kesehatan berbasis data, literatur ilmiah, analisis kebutuhan rumah sakit, dan kebutuhan komunitas. |
Sub CPMK 4.1.3
Mahasiswa mampu mempertahankan gagasan inovasi rumah sakit melalui argumentasi berbasis evidence, kelayakan implementasi, manfaat manajerial, dan dampak sosial. |
30%
|
|
|
Total
30%
|
|
9
|
CPL 4 |
CPMK 4.2
Mahasiswa mampu menyusun dan menyajikan proposal inovasi, business model, business plan, atau program pemberdayaan masyarakat berbasis rumah sakit dalam format akademik, profesional, dan digital. |
Sub CPMK 4.2.3
Mahasiswa mampu menyusun business model canvas atau business plan inovasi layanan rumah sakit yang mencakup value proposition, segmentasi, sumber daya, mitra, biaya, dan keberlanjutan. |
5%
|
|
|
Total
5%
|
|
13
|
CPL 5 |
CMPK 5.1
Mahasiswa mampu merancang inovasi manajerial berbasis entrepreneurship dan pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan mutu, efisiensi, akses layanan, pengalaman pasien, serta keberlanjutan rumah sakit. |
Sub CPMK 5.1.2
Mahasiswa mampu merumuskan peluang inovasi manajerial rumah sakit berdasarkan analisis masalah, kebutuhan pasien, kebutuhan masyarakat, dan tren layanan kesehatan |
10%
|
|
|
Total
10%
|
|
14
|
CPL 5 |
CPMK 5.2
Mahasiswa mampu mengembangkan model program rumah sakit berbasis pemberdayaan masyarakat dan teknologi digital untuk mendukung transformasi menuju smart hospital. |
Sub CPMK 5.2.1
Mahasiswa mampu mengembangkan program pemberdayaan masyarakat berbasis rumah sakit melalui kolaborasi dengan puskesmas, klinik, komunitas, pemerintah daerah, akademisi, dan mitra strategis |
20%
|
|
|
Total
45%
|
|
15
|
Sub CPMK 5.2.2
Mahasiswa mampu mengintegrasikan teknologi digital, aplikasi, media sosial, telehealth, dashboard, atau sistem informasi untuk mendukung program inovasi dan pemberdayaan masyarakat |
25%
|
|
|
|||
| Total Bobot Keseluruhan CPMK |
100%
|
||||||
Referensi
Pustaka Wajib (Utama)
Centers for Disease Control and Prevention (CDC), Agency for Toxic Substances and Disease Registry (ATSDR), & National Institutes of Health (NIH). (2025). Principles of Community Engagement (3rd ed.). Atlanta, GA: U.S. Department of Health and Human Services.
World Health Organization. (2020). Community Engagement: A Health Promotion Guide for Universal Health Coverage in the Hands of the People. Geneva: World Health Organization.
Minkler, M., Garcia, A. P., Rubin, V., & Wallerstein, N. (2022). Community-Based Participatory Research for Health: Advancing Social and Health Equity (4th ed.). San Francisco, CA: Jossey-Bass.
Kotler, P., Lee, N. R., & Rothschild, M. L. (2023). Social Marketing: Behavior Change for Social Good (7th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Glanz, K., Rimer, B. K., & Viswanath, K. (2024). Health Behavior: Theory, Research, and Practice (6th ed.). San Francisco, CA: Jossey-Bass.
Fertman, C. I., & Allensworth, D. D. (2017). Health Promotion Programs: From Theory to Practice (2nd ed.). San Francisco, CA: Jossey-Bass.
Twelvetrees, A., & Todd, R. (2024). Community Development, Social Action and Social Planning: A Practical Guide (6th ed.). Bristol, UK: Policy Press.
Green, L. W., & Kreuter, M. W. (2022). Health Program Planning: An Educational and Ecological Approach (5th ed.). New York, NY: McGraw-Hill Education.
Akintobi, T. H., Holden, K. B., & Wallerstein, N. (2025). Harnessing the power of community engagement for public health. Preventing Chronic Disease, 22, E35.
Nutbeam, D., & Lloyd, J. E. (2021). Understanding and responding to health literacy as a social determinant of health. Annual Review of Public Health, 42, 159–173. https://doi.org/10.1146/annurev-publhealth-090419-102529
Pustaka Pendukung (Tambahan)
Tidak ada pustaka tambahan.